rasa malu adalah akhlak islam

Rasa malu adalah akhlak islam

Assalamualaikum wr wb

Alhamdulilah tidak lupa saya panjatkan puji syukur saya khadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan nikmatnya pada saya sehingga memili kesempatan untuk bisa berbagi di kesempatan kali ini tentan rasa malu dalam akhlak islam, ya memang malu sering di sebut sebagai sebagian dari islam, maka simaklah beberapa ulasan yang saya bagikan ini.

“sesungguhnya setiap agama mempunyai akhlak. Dan ahlak islam adalah rasa malu. “(HR Malik dalam Al Muwaththa). Ini  berarti jika kita melepaskan diri dari rasa malu sama dengan melepaskan diri dari agama itu sendiri.

Berkata rasulullah saw, “malulah kepada Allah dengan rasa malu yang sebenar-benarnya adalah bila engkau menjaga kepala dan apa yang terkandung di dalamnya, menjaga perut dan apa yang menjadi isinya dan ingat akan kematian dan kebiasaaan barang siapa yang menginginkan akhirat, tntu dia akan meninggalkan perhiasan dunia. Dan barang siapa yang berbuat demikian, maka dia telah merasa malu kepada Allah dengan sebenar-benar malu “(H.R At Tirmidxi dan Ath Thabrani)

Rasulullah saw. Berkata. “sesungguhnya apa yang diketahyi oleh manusia dari ucapan para nabi yang terdahulu ialah apabila engkau tidak kmempunyai rasa malu, maka perbuatlah apa yang engkau suka. “(H.R. Bukhari dan Muslim)

Ibnu Umar meriwayatkan, bahwa Nabi Muhammad saw. Berkata. “sesungguhnya Allah SWT, apabila Dia menghendaki untuk membinasakan seseorang hamba, Dia mencabut dari orang tersebut rasa malu. Apabila Allak telah mencabut darinya rasa malu, maka engkau tidak mendapatinya lagi kecuali dalam keadaan dibenci dan tercela. Apaabila engkau tidak mencapatinya lagi kecuali dia dalam keadaan dibenci dan tercela, maka dicabut pulalah dari padanya amanah.  Maka engkau tidak mendapatinya kecualli dalam keadaan khianat. Apabila engkau tidak mendapatinya lagi kecuali dia dalam keadaan khianat dan mnyuruh hhianat, maka dicabutlah rahmat darinya. Apabila tahmat telah dicabut daripadanya. Maka engkau tidak lagi mendapatinya kecualil dia dalam keadaan terkutuk dan dilaknat. Maka dilepaskan lah daripadanya bahul tali islalm. “(H.R. Ibnu Majah)

Rasulullah saw, melewati seorang lelaki dari kaum anshar yang sedang menasihati saudaranya tentang rasa malu. Seakan akan dia mengatakan kepadanya, “ sesungguhnya rasa malu tiu sangat penting bagimu. “ maka kata beliau. (H.R. Bukhari Muslim dan Ahmad)

Berkata Rasulullah saw,”rasa malu adalah sebagian dari iman, dan iman ada di dalalm surga. Sedangkan perkataan kotor adalah segatian dari kekasaran, dan kekasaran ada di dalalm neraka “(H.R Ahmad dan At Tirmidzi, dan kata At Tirmidzi, hadists hasan shahih)

Berkata Rasulullah saw, “kekejian atu tidak berada dalam sesuatu kecuali akan menjadikannya buruk. Dan rasa malu tidak berada dalam sesuatu kecuali akan mendadikannya baik,”H.R Ahmad dari Abu Ya’la ibnu Umayah)

Dari Abu sa’id al Khudri, bahwa Rasulullah saw, adalah lebih pemalu daripada seorang perawan yang dalam pingitan. Apabila baliau melihat sesuatu yang baliau sukai, kami mengenalinya pada wajah beliau ,(HR Ahmad Ibnu Majah dan At Tirmidzi dan kata At Taemidzi)

Sekian ulasan dan penjelasan mengapa malu menjadi rasa malu dalam akhlak islam yang bisa saya bagikan semoga bisa bermanfaat khususnya bagi saya dan umumnya bagi pembaca, semoga dengan membaca artikel ini dapat menambah ilmu pengetahuan para pembaca dan dapat menjadi suatu yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Wassalamulaikum wr wb

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s